cPanel: Memindahkan/Migrasi Data Website/CMS ke Hosting Lain


Memiliki website sendiri merupakan tanggung jawab untuk pengelola website tersebut, terutama jika ingin melakukan migrasi/pemindahan data dari satu hosting ke hosting lain.
sebagai contoh, data website di hosting A ingin pindah ke hosting B.
Jika kalian ingin melakukan hal tersebut adalah menghubungi Technical support dan meminta bantuan.
Bagaimana jika kalian melakukan sendiri terlebih dahulu, karena tahapannya tidak sesulit dan serumit yang dibayangkan.
sama halnya memindahkan file dari satu komputer ke komputer lain.



Dan kali ini saya akan memindahkan data website dari salah satu hosting ke hosting lain.
Baiklah, mari kita mulai.

1. Login ke cPanel A & Akses file manager
Hal yang pertama dilakukan adalah login ke cpanel Hosting A, untuk melakukan backup file-file yang ingin dipindahkan ke hosting B.
untuk masuk ke file manager, pilih "file manager" seperti gambar dibawah.

2. Compress file yang akan dipindahkan
Setelah masuk ke file manager, lakukan compress file-file yang nantinya akan dipindahkan ke Hosting B, maksud dari tahapan ini adalah untuk mempercepat proses download dan pemindahan.
agar tidak download file 1 per satu, karena akan memakan banyak waktu.
Sesuaikan juga dimana letak data website yang ingin dicompress berada, untuk cpanel letak directory nya berapa di "/home/namauser/public_html/", jika sub domain, biasanya berada di "/home/namauser/public_html/subdomen".
Jadi sesuaikan letak directory yang ingin di compress. dan pastikan itu adalah directory yang benar.
untuk compress klik kanan dan pilih "compress" seperti gambar dibawah.

3.Compress file
setelah mengikuti tahap ke 2 tadi, selanjutnya akan muncul popup seperti gambar dibawah.
terdapat pilihan "compression type", untuk type nya, pilih saja "ZIP Archive".
dan setelah itu klik "compress".

4. Hasil compress file
Dan selesai proses compress, akan muncul file baru dalam format .zip
seperti gambar dibawah.

5. Download file .zip
lakukan file .zip yang nantinya akan diupload/dipindahkan ke hosting B.
caranya mudah, pilih file yang akan didownload, dan klik kanan. lalu pilih "Download".

6. Mencari tahu nama database yang digunakan 
Untuk memindahkan website dari hosting A ke hosting B tidak hanya memindahkan file-file nya saja. tetapi database nya pun harus dilakukan pemindahan, karena jika tidak website yang dipindah nantinya tidak akan berjalan dengan baik.
dan untuk mencari tahu nama database yang digunakan seperti berikut.

6.1 Masuk ke file manager
Hal yang dilakukan pertama kali untuk mencari tahu dimana database website yang akan dipindah adalah dengan melihat isi dari configuration.php
Maka dari itu melihatnya melalui file manager, buka file manager dan cari file configuration.php, disini saya akan memindahkan joomla, jadi nama filenya configuration.php.
joomla: configuration.php
wordpress: wp-config.php



6.2 View File
Setelah menemukan dimana file configuration.php, klik kanan dan "view" untuk melihat nama database yang digunakan website.
seperti gambar dibawah.

6.3 Mencari public $db = 'xxxxxxxxx';
Setelah klik "view" pada tahap sebelumnya, akan muncul tampilan seperti gambar dibawah.
lalu cari public $db = 'xxxxxxxxx';
dan 'xxxxxxxxx' nya itu adalah nama database yang digunaakn websitenya.

Catatan: setiap website memiliki nama database yang berbeda-beda

7. Mengakses phpMyAdmin
Setelah sebelumnya sudah mengetahui nama  database yang digunakan, sekarang lakukan export database.
untuk caranya, buka "phpMyAdmin" di cPanel.
 8. Pilih database
Setelah terbuka halaman phpmyadmin, pilih database yang akan di export.
proses export pada database ini berfungsi untuk memindahkan database ke tempat lain.

9. Export database
Setelah memilih database yang akan di export, lalu lakukan export database seperti gambar dibawah.

10. Pilih "Go"
Setelah memilih export database, selanjutnya anda akan dialihkan kesebuah halaman seperti gambar dibawah.
lalu pilih "Go".

11. Download file .sql
Setelah sebelumnya klik "go", otomatis akan mendownload sebuah file.
dan file tersebut ialah file database yang berhasil di export. seperti gambar dibawah.


12. Review file 
Lakukan pemeriksaan file-file yang sudah didownload tadi, supaya tidak bingung dan merasa kehilangan terhadap file-file tadi.
karena merasa kehilangan itu tidak enak. pindahkan file-file tersebut ke 1 tempat yang sama.
seperti saya memindahkan di desktop, agar lebih mudah mencari file-file tadi.

13. Login ke cPanel B & Akses file manager
Setelah selesai melakukan backup file-file website, dan export database pada hosting A.
Sekarang saatnya untuk meletakkan fiile-file yang tadi sudah di backup, dan databasenya.

Silahkan login ke cPanel Hosting B terlebih dahulu.
dan setelah login ke cPanel, akses "file manager" untuk meletakkan file-file yang tadi sudah di download/dibackup.

14. Upload file
Setelah halaman file manager terbuka, lakukan upload file yang sebelumnya sudah di download, ke Hosting B.
caranya adalah klik "Upload" seperti gambar dibawah.
disini saya akan meletakkan file-file website di directory "joomblo", Lokasi directory tersebut berada di, "/home/sslnut/public_html/joomblo" dan directory tersebut adalah directory untuk sub domain "joomlo.sslnut.com".
Jadi sesuaikan letak directory nya.

Dan nanti kalian akan dibawa ke sebuah halaman seperti gambar dibawah, lakukan upload file yang berformat .zip tadi.
dan setelah melakukan upload, akan muncul proses seperti gambar dibawah, tunggu untuk beberapa saat sampai selesai proses upload.

Setelah selesai proses upload file dari PC ke hosting B, maka akan muncul di list file manager.
seperti gambar dibawah.

15. Extract file
Setelah selesai melakukan upload file, dan sudah muncul di list file manager.
selanjutnya adalah lakukan extract file tersebut, dengan klik kanan pada file tersebut, dan pilih "extract".

Tentukan kemana hasil extract file tersebut, dan arahkan ke directory dimana website akan diletakkan.
sebagai contoh saya meletakkan di "/public_html/jombloo", sesuaikan dengan directory kalian ya.
dan klik "extract file(s)".

Dan hasilnya akan seperti gambar dibawah, file-file nya selesai di extract.

16. Membuat database
Buat database baru untuk meletakkan database yang sebelumnya sudah di download/diexport.
caranya adalah di halaman utama cPanel, pilih "mysql databases".

Setelah itu akan diarahkan ke halaman seperti gambar dibawah, lalu isi nama database yang diinginkan.
disini sebagai contoh saya mengisi dengan "joomblo", agar mudah diingat.
jadi nanti nama database nya adalah "sslnut_joomblo". dan klik Create database

Jika berhasil, akan muncul nama database yang telah dibuat di list database seperti gambar dibawah.

17. Membuat MySQL User
Setelah membuat database, jangan lupa untuk membuat user untuk database nya.
Username: isi dengan user name yang diinginkan
Password: Isi dengan password yang aman

Jika sudah mengisi form, lalu klik "Create User"

18. Menghubungkan database dan user
Setelah selesai membuat database, dan usernya. lalu hubungkan kedua ny, karena jika tidak dihubungkan database tersebut tidak akan bisa dilakukan pengeditan/digunakan.

seperti gambar dibawah, pilih user dan database yang sebelumnya sudah dibuat, lalu klik "add".

19. Previleges
Setelah tadi menghubungkan database dan user, kalian akan diperintahkan untuk memilih previleges. Maksud dari previleges ini adalah user nantinya boleh melakukan apa saja terhadap database.
dan pilih "All privileges", agar user dapat melakukan setting database nya.


 20. Akses phpMyAdmin
Setelah selesai membuat database dan melakukan beberapa setting pada databasenya, akses phpmyadmin untuk melakukan "import database".
login ke cPanel dan pilih "phpMyAdmin", seperti gambar dibawah.

21. Akses database
Setelah mengakses phpmyadmin, kalian akan diarahkan ke halaman seperti gambar dibawah.
lalu pilih database yang akan diimport/database yang akan digunakan untuk website.
disini saja menggunakan database 'sslnut_joomblo', seperti yang saya buat sebelumnya.

22. Import database
Setelah mengakses ke database yang sudah dipilih tadi, selanjutnya klik "import" untuk melakukan import database ke "sslnut_joomblo". seperti gambar dibawah.

Setelah memilih tab "import", langkah selanjutnya adalah memilih file yang sebelumnya sudah di download/export dari Hosting A. seperti gambar dibawah.

Setelah memilih file yang akan di export, lalu pilih "go". untuk memulai proses export database nya.

Jika sudah selesai proses export database nya, akan seperti gambar dibawah.
ada bacaan "import has been successfully XXXXXXXXXXXX".
Dan di database "sslnut_joomblo" pun sudah terdapat isi nya seperti gambar dibawah.

23. Mengedit file configuration.php
Lakukan pengeditan terhadap file "configuration.php", karena konfigurasi database dan sebagainya terdapat di file tersebut.
dan sesuaikan nama, user, dan password database nya.

buka file manager, dan akses directory dimana file-file nya diletakkan.
lalu pilih file "configuration.php", dan klik kanan pada file tersebut, lalu pilih "edit".

Akan muncul popup seperti gambar dibawah, lalu pilih "edit".

Dan edit beberapa baris yang sudah saya tandai seperti gambar dibawah.
kemungkinan nanti file configuration.php saya dan kalian memiliki perbedaan isi nya, tetapi yang diedit tetap sama yaitu,

public $user = 'sslnut_joomblo'; (Isi dengan user database yang sudah dibuat)
public $password = 'c^*Wxxxxxxx'; (Isi dengan password user database nya)
public $db = 'sslnut_joomblo'; (Isi dengan nama database yang sudah dibuat)

dan

public $log_path = '/home/sslnut/public_html/logs'; (Ganti nama user menjadi user kalian)
public $tmp_path = '/home/sslnut/public_html/tmp'; (Sama seperti diatas, ganti User. Jika sebelumnya '/home/mamanxudin/public_html/logs', ganti 'mmanxudin' menjadi nama user kalian.)


Lalu klik "Save changes" untuk menyimpan perubahan.

24. Problem
Ketika sudah selesai melakukan konfigurasi seperti tahap diatas, tetapi ketika diakses muncul seperti gambar dibawah.
Jangan panik,  masalah ini muncul karena adapter yang digunakan bukan "mysql" biasanya "mysqli".
dan cara mengatasinya ada di tahap selanjutnya.
25. Mengatasi permasalahan pada di tahap 24.
Untuk mengatasi permasalahan yang terdapat di tahap 24, dilakukan dengan mengedit file "configuration.php".
dan mengganti pada baris,

public $dbtype = 'mysqli';

Ganti dengan dbtype yang sesuai, jika muncul permasalahan ketika mengakses websitenya,
The MySQL adapter 'mysql' is not available.
ubah dbtype pada file configuration.php menjadi, 'mysqli'

jika muncul permasalahan ketika mengakses websitenya,
The MySQL adapter 'mysqli' is not available.
ubah dbtype pada file configuration.php menjadi, 'mysql'

Dan berikut adalah hasil dari website yang sudah di pindah.

Website di Hosting A

Website di Hosting B

26. Check versi php pada cPanel Hosting A
Untuk mengatasi permasalahan diatas, kemungkinan versi php yang digunakan pada Hosting A dan Hosting B, berbeda.
maka dari itu harus disesuaikan terlebih dahulu, pertama check pada hosting A berapa versi php yang digunakan dengan melihat pada menu "MultiPHP Manager".
seperti gambar dibawah.

Dan diketahui bahwa pada hosting A website nya menggunakan versi PHP 5.4

27. Check versi php pada cPanel Hosting B
Check juga versi php pada cpanel hosting B, dan hasilnya pada hosting B dan domain "joomblo.sslnut.com" menggunakan versi php 7.2

28. Mengubah Versi php pada domain "joomblo.sslnut.com"
Untuk mengubah versi php pada domain "joomblo.sslnut.com", bisa dilakukan dengan beri tanda centang pada domain yang diubah, sebagai contoh saya memilih "joomblo". seperti gambar dibawah.

Lalu pilih versi php yang sesuai dengan hosting sebelumnya, lihat pada gambar dibawah sebelah kanan. dan klik "apply".

Dan versi php pada domain "joomblo" sudah berubah menjadi 5.4, sesuai dengan website sebelumnya.

Kemudian akses kembali domain "joomblo.sslnut.com".
dan menu nya pun sudah kembali sama seperti tampilan website sebelumnya.

Kesimpulannya adalah memindahkan website/CMS dari hosting  lama ke yang baru/lainnya.
yang perlu diperhatikan adalah File-File, Database, dan versi php yang digunakan.

Ok, sekian tutorial kali ini. dan semoga bermanfaat, jika kalian belum memiliki hosting dan domain, kalian bisa membeli di Rumahweb.com atau registrar lainnya.

Ok Babay.

Silahkan Sobat Berkomentar bebas dan Sopan , dan sesuai dengan artikel diatas.
saya berterima kasih karena sobat tidak menyertakan Link / iklan DSB.
Terima kasih

Post a Comment (0)
Previous Post Next Post