Management Service Mikrotik

Hallo semuanya kembali lagi dengan saya di blog ini, dan sekarang saya masih membahas tentang mikrotik, dan sesuai dengan judul post ini yaitu "Management Service Mikrotik".
jadi pada post ini membahas service yang ada di mikrotik, pada mikrotik terdapat service yang sangat berguna untuk meremote mikrotik itu sendiri atau lainnya, dan pada mikrotik User bisa mengatur service yang akan berjalan dan tidak nya.
Oke langsung saja ke tutorialnya, SImak baik-baik .


1.Mengakses Service List
Untuk mengakses Service List nya, terdapat di "IP > Services"

2.List Service
Dan setelah itu akan muncul window yang menunjukkan Service pada mikrotik nya.

Penjelasan service yang ada di mikrotik :
API : adalah singkatan dari Application Programmable Interface , ini adalah service yang untuk mengizinkan user menggunakan program ketiga / custom software untuk melakukan remote kepada router.
API-ssl : sama seperti API , tetapi berbedanya adalah ini menggunakan Certificate , maka dari itu lebih secure
FTP : adalah service yang menyediakan file yang terdapat pada router, jadi user bisa melihat isi dan mengatur isi dari file pada router nya.
SSH : service yang digunakan untuk meremote Router mikrotik, dan ini sering digunakan karena sangat secure , port yang digunakan adalah port 22
Telnet :  Sama seperti SSH, telnet juga service yang berfungsi untuk meremote mikrotik, tetapi telnet ini bisa dibilang tidak secure, karena tidak ada encryption.
Winbox : adalah service yang digunakan untuk melakukan konfigurasi pada mikrotik, dan berbasis GUI, dan port default nya adalah 8291.
WWW : adalah service yang memungkinkan user untuk meremote ataupun melakukan konfigruasi mikrotik melalui web browser.
WWW-SSL : sama seperti service sebelumnya www, jadi www-ssl ini perbedaanya terdapat sertifikat , jadi memiliki keamanan nya , dan port yang digunakan adalah 443.


CHANGE PORT WINBOX

1.Ganti port winbox
DIsini saya mengganti port winbox yang awalnya adalah "8291", menjadi "8888".

2.Connect WInbox (Without port)
Selanjutnya coba connect ke router melalui winbox tanpa menambahkan router/router default.
maka hasilnya akan seperti gambar dibawah "Could not connect to 192.168.43.10".

2.1 Connect WInbox (With new Port)
Selanjutnya connect menggunakan winbox menggunakan port , jadi mengakses nya menjadi "192.168.43.10:8888", lebih jelasnya lihat gambar dibawah.

3.Success COnnect with port 8888
dan hasilnya akan connect , sesuai dengan port yang sudah di konfigurasi tadi.

DISABLE SERVICE

DIsable Service ini digunakan untuk menghindari dari serangan bruteforce atau apapun itu yang membahayakan router, dan pada contoh kali ini saya akan mendisable Telnet.

1.Login telnet (Before Disable)
SIlahkan login ke mikrotik melalui telnet, dan ketikkan perintah

telnet (ipaddress)

dan hasilnya akan connect.

2.Disable service
Untuk men-disable service , caranya adalah, pilih service yang ingin didisable lalu pilih tanda/icon "X"

3.Trying Access Mikrotik
Selanjutnya coba akses mikrotik melalui telnet, dan hasilnya akan refused, kenapa seperti itu?
karena service yang digunakan untuk telnet sudah ditutup atau tidak dapat digunakan.

ENABLE AVAILABLE FROM
Available from ini berfungsi untuk ip mana saja yang diperbolehkan untuk meremote router mikrotik.

1.Edit Available from
Edit available from nya, isi dengan IP address yang diperbolehkan untuk meremote router mikrotik, sebagai contoh saya menggunakan "192.68.43.77"


2.Mengedit IP physic
Selanjutnya konfigurasi ip physic yang akan digunakan untuk meremote router mikrotik nya.

3.Trying Access SSH ( IP 192.168.43.77 )
Coba akses ssh melalui physic nya, untuk mengaksesnya menggunakan perintah

ssh (nama_user)@(ip_address)

dan hasilnya akan connect, terhubung karena ip physic nya sesuai dengan yang dikonfigurasi pada Available From.

4.Config ip address ( 192.168.43.80 )
dan sekarang coba konfigurasi ip address physic nya dengan ip yang tidak didaftarkan pada available from mikrotik.


5.Trying Access SSH ( IP 192.168.43.80 )
Dan coba akses ssh mikrotik seperti biasa, dan  hasilnya akan seperti gambar dibawah.
"ssh_exchange_identification: Connection closed by remote host"

Oke, cukup sekian post kali ini semoga bermanfaat, dan jangan lupa share post ini keteman kalian, Mohon maaf jika ada kekurangan ataupun kesalahan dalam memberikan penjelasan pada post kali ini, Oke Jaaaaaaaaa

Silahkan Sobat Berkomentar bebas dan Sopan , dan sesuai dengan artikel diatas.
saya berterima kasih karena sobat tidak menyertakan Link / iklan DSB.
Terima kasih

Post a Comment (0)
Previous Post Next Post