Hallo semuanya, kembali lagi dengan saya , Pada Post-Post sebelumnya saya membahas web server, tetapi menggunakan Apache, dan pada Post kali ini adalah menggunakan NGINGX.
Apa itu NGINX?
Sebenarnya NGINX itu tidak perlu saya jelaskan kembali di sini, karena pada dasarnya NGINX itu hanpir sama dengan Apache tetapi pastinya ada perbedaannya.
Setelah tadi saya sudah melakukan Browsing , dan saya menemukan apa saja perbedaan yang terdapat pada nginx dan Apache.
Menurut Blog Compusta, Perbedaan nginx dan apache adalah Kecepatan untuk memproses halaman web nya, karena apache dan nginx itu menggunakan Arsitektur yang berbeda.
Jika apache menggunakan arsitektur Proccess-based, maka pada nginx menggunakan event-base, Untuk penjelasan lebih lengkap nya bisa mengunjungi Blog Compusta.
dan untuk perbedaan yang lainnya bisa di searching di google, karena memang banyak perbedaan nya.
Dan setelah mengetahui topologi diatas, selanjutnya adalah melakukan konfiguasi nya.
1.Menginstall Nginx
Hal yang dilakukan pada tahap awal adalah menginstall Nginx terlebih dahulu, dan disini saya menginstall nginx menggunakan repository epel, untuk perintah menginstall nya bisa menggunakan perintah.
1.1 Menginstall nginx
Tunggu proses penginstalan nginx sampai selesai, dan jika sudah selesai maka hasilnya akkan seperti gambar dibawah.
2.Mengedit file konfigurasi nginx
Setelah tadi sukses melakukan instalasi nginx nya, selanjutnya adalah melakukan konfigurasi nya, untuk file konfigurasi bernama "nginx.conf", dan untuk melakukan konfigurasi bisa menggunakan perintah
2.2 Mengedit file konfigurasi nginx
Selanjutnya edit file konfigurasi nginx nya, Edit pada bagian "Server_name", Server ini berfungsi untuk mengidentifikasi Domain yang akan digunakan untuk mengakses nginx.
Setelah sudah mengeditnya, silahkan save.
3. Start dan Enable Nginx
Setelah sudah mengedit pada file konfigurasi nginx nya, selanjutnya adalah start service nginx nya agar service nya bisa berjalan, dan digunakan.
dan jangan lupa untuk enable nginx nya, untuk melakukan kedua itu bisa menggunakan perintah.
4.Mengakses Melalui Client
Selanjutnya adalah akses web server melalui Client, dan jika sudah diakses maka akan dibawa kehalaman index nginx nya, dan halaman indexnya seperti gambar dibawah.
Pada tahap diatas adalah hanya melakukan instalasi nginxnya saja, jika ingin menambahkan page pada server nginx nya bisa mengikuti tahap dibawah.
5. Menambahkan Halaman pada web server nginx
Dan jika ingin menambahkan halaman pada server nginx, bisa menambahkan file html di directory "/usr/share/nginx/html/namafile.html" , Dan untuk membuatnya bisa menggunakan perintah
5.1 Mengedit file html
Setelah tadi mengetik perintah di tahap sebelumnya, selanjutnya adalah mengedit isinya, untuk mengedit isinya bisa seperti gambar dibawah, ataupun bisa menggunakan script sendiri.
Oke Jaaaaa
Apa itu NGINX?
Sebenarnya NGINX itu tidak perlu saya jelaskan kembali di sini, karena pada dasarnya NGINX itu hanpir sama dengan Apache tetapi pastinya ada perbedaannya.
Setelah tadi saya sudah melakukan Browsing , dan saya menemukan apa saja perbedaan yang terdapat pada nginx dan Apache.
Menurut Blog Compusta, Perbedaan nginx dan apache adalah Kecepatan untuk memproses halaman web nya, karena apache dan nginx itu menggunakan Arsitektur yang berbeda.
Jika apache menggunakan arsitektur Proccess-based, maka pada nginx menggunakan event-base, Untuk penjelasan lebih lengkap nya bisa mengunjungi Blog Compusta.
dan untuk perbedaan yang lainnya bisa di searching di google, karena memang banyak perbedaan nya.
TOPOLOGI
Topologi yang digunakan seperti gambar dibawah, pada gambar dibawah dilihat bahwa pada kali ini saya hanya menggunakan 1 web server saja.Dan setelah mengetahui topologi diatas, selanjutnya adalah melakukan konfiguasi nya.
1.Menginstall Nginx
Hal yang dilakukan pada tahap awal adalah menginstall Nginx terlebih dahulu, dan disini saya menginstall nginx menggunakan repository epel, untuk perintah menginstall nya bisa menggunakan perintah.
yum --enablerepo=epel -y install nginx
1.1 Menginstall nginx
Tunggu proses penginstalan nginx sampai selesai, dan jika sudah selesai maka hasilnya akkan seperti gambar dibawah.
2.Mengedit file konfigurasi nginx
Setelah tadi sukses melakukan instalasi nginx nya, selanjutnya adalah melakukan konfigurasi nya, untuk file konfigurasi bernama "nginx.conf", dan untuk melakukan konfigurasi bisa menggunakan perintah
nano /etc/nginx/nginx.conf
2.2 Mengedit file konfigurasi nginx
Selanjutnya edit file konfigurasi nginx nya, Edit pada bagian "Server_name", Server ini berfungsi untuk mengidentifikasi Domain yang akan digunakan untuk mengakses nginx.
Setelah sudah mengeditnya, silahkan save.
3. Start dan Enable Nginx
Setelah sudah mengedit pada file konfigurasi nginx nya, selanjutnya adalah start service nginx nya agar service nya bisa berjalan, dan digunakan.
dan jangan lupa untuk enable nginx nya, untuk melakukan kedua itu bisa menggunakan perintah.
systemctl start nginxsystemctl enable nginx
4.Mengakses Melalui Client
Selanjutnya adalah akses web server melalui Client, dan jika sudah diakses maka akan dibawa kehalaman index nginx nya, dan halaman indexnya seperti gambar dibawah.
Pada tahap diatas adalah hanya melakukan instalasi nginxnya saja, jika ingin menambahkan page pada server nginx nya bisa mengikuti tahap dibawah.
5. Menambahkan Halaman pada web server nginx
Dan jika ingin menambahkan halaman pada server nginx, bisa menambahkan file html di directory "/usr/share/nginx/html/namafile.html" , Dan untuk membuatnya bisa menggunakan perintah
nano /usr/share/nginx/html/wahidayam.html
5.1 Mengedit file html
Setelah tadi mengetik perintah di tahap sebelumnya, selanjutnya adalah mengedit isinya, untuk mengedit isinya bisa seperti gambar dibawah, ataupun bisa menggunakan script sendiri.
6.Restart nginx
Setelah sudah selesai dan save halaman yang dibuat tadi, selanjutnya restart service nginx nya agar perubahan bisa dibaca atau diterapkan, untuk restart bisa menggunakan perintah
systemctl restart nginx
7.Mengakses halaman melalui client
Setelah melakukan restart pada server nginx nya, selanjutnya adalah mengakses halaman yang tadi sudah dibuat di client.
Dan coba akses maka tampilannya seperti gambar dibawah, akses sesuai dengan domain/IP , dan menggunakan nama halamannya.
Oke, cukup sekian tutorial kali ini, semoga bisa bermanfaat untuk semua nya, dan mohon maaf jika ada kekurangan pada penelasannya, dan jangan lupa untuk ngoprek terus, dan istirahat yang cukup.
Oke Jaaaaa











