Hallo semuanya kembali lagi di blog ini, dan kali ini saya kembali mmembahas mikrotik , dan pada kali ini post yang berjudul "Export dan import COnfiguration Mikrotik", jadi pada mikrotik terdapat fitur untuk melakukan export dan import configuration , dan ini hampir saya seperti Backup, tetapi bedanya adalah jika di export ini berbeda ekstensi, dan bisa di edit menggunakan Notepad , dan file konfigurasi bisa diubah sesuka hati menggunaakan Notepad.
Oke langsung saja ketutorial nya, simak baik-baik ya.
EXPORT
1. Export configuration
Pertama-tama adalah lakukan export configuration pada mikrotik, dan disini saya melakukan export konfigurasi "Ip address, DNS, dan firewall", untuk melakukan melalui terminal bisa menggunakan perintah.
export file=(namafile)
ip dns export file=(namafile)
ip address export file=(namafile)
ip firewall export file=(namafile)
2.Check FIle
Dan setelah itu coba check file konfigurasi nya, sudah terexport atau belum, untuk check nya bisa menuju ke "FIle List"
3.Moving configuration file to other place
Selanjutnya pindahkan file onfigurasinya ke tempat lain, baik itu dihardisk ataupun media penyimpanan lainnya.
4.Check file configuration (konfigurasi-wahidayam)
Dan coba check file konfigurasi nya, dan isi nya akan sepert gambardi bawah.
4.1 Check file configuration (ip-addresswahid)
Dan coba check file konfigurasi nya , dan hasilnya akan seperti gambar dibawah, dan sesuai dengan konfigurasi nya.
4.2 Check file configuration (ip-dnswahid)
Dan sekarang untuk ip dns nya akan sesuai dengan ip yang dikonfigurasi.
4.3 Check file configuration (ip-firewallwahid)
Dan check file firewall nya, dan hasilnya seperti gambar dibawah, sesuai dengan konfigruasinya.
IMPORT
Dan sekarang adalah import, import itu mengembalikan konfigurasi yang tadi sudah diexport.
1.Reset Configuration
Disini saya akan melakukan reset configuration sebelum melakukan import.
2.Before Import
Sebelum diimport benar-benar kosong konfigruasi nya.
3.Change Configuration
dan disini saya mencoba mengganti isi dari file konfigurasi nya.
4.Import file configuration
Selanjutnya pindahkan file konfigruasi dari hardisk, ke dalam file list mikrotiknya.
5.Import configuration
Selanjutnya import konfigurasi nya melalui terminal, dan perintahnya
import file-name=(nama_file)
6.Verification
Dan hasilnya seperti gambar dibawah, dan hasilnya akan berubah seperti dengan yang diganti pada file nya.
Jadi pada file nya bisa diedit dan disave, dengan mengedit maka konfigurasinya jgaakan berubah.
Oke cukup sekian pst kali ini, semoga bermanfaat dan mohon maaf jika ada kekurangan dalam keterangan di post ini, Keep ngoprek dan jaga kesehatan , Okee Jaaaaaa
Oke langsung saja ketutorial nya, simak baik-baik ya.
EXPORT
1. Export configuration
Pertama-tama adalah lakukan export configuration pada mikrotik, dan disini saya melakukan export konfigurasi "Ip address, DNS, dan firewall", untuk melakukan melalui terminal bisa menggunakan perintah.
export file=(namafile)
ip dns export file=(namafile)
ip address export file=(namafile)
ip firewall export file=(namafile)
2.Check FIle
Dan setelah itu coba check file konfigurasi nya, sudah terexport atau belum, untuk check nya bisa menuju ke "FIle List"
3.Moving configuration file to other place
Selanjutnya pindahkan file onfigurasinya ke tempat lain, baik itu dihardisk ataupun media penyimpanan lainnya.
4.Check file configuration (konfigurasi-wahidayam)
Dan coba check file konfigurasi nya, dan isi nya akan sepert gambardi bawah.
4.1 Check file configuration (ip-addresswahid)
Dan coba check file konfigurasi nya , dan hasilnya akan seperti gambar dibawah, dan sesuai dengan konfigurasi nya.
4.2 Check file configuration (ip-dnswahid)
Dan sekarang untuk ip dns nya akan sesuai dengan ip yang dikonfigurasi.
4.3 Check file configuration (ip-firewallwahid)
Dan check file firewall nya, dan hasilnya seperti gambar dibawah, sesuai dengan konfigruasinya.
IMPORT
Dan sekarang adalah import, import itu mengembalikan konfigurasi yang tadi sudah diexport.
1.Reset Configuration
Disini saya akan melakukan reset configuration sebelum melakukan import.
2.Before Import
Sebelum diimport benar-benar kosong konfigruasi nya.
3.Change Configuration
dan disini saya mencoba mengganti isi dari file konfigurasi nya.
4.Import file configuration
Selanjutnya pindahkan file konfigruasi dari hardisk, ke dalam file list mikrotiknya.
5.Import configuration
Selanjutnya import konfigurasi nya melalui terminal, dan perintahnya
import file-name=(nama_file)
6.Verification
Dan hasilnya seperti gambar dibawah, dan hasilnya akan berubah seperti dengan yang diganti pada file nya.
Jadi pada file nya bisa diedit dan disave, dengan mengedit maka konfigurasinya jgaakan berubah.
Oke cukup sekian pst kali ini, semoga bermanfaat dan mohon maaf jika ada kekurangan dalam keterangan di post ini, Keep ngoprek dan jaga kesehatan , Okee Jaaaaaa













