Hallo semuanya, kembali lagi dengan saya, setelah ebberapa hari saya tidak post di blog ini, mohon maaf banget, dan sekarang saya kembali dengan post yang pastinya bermanfaat untuk sobat semua, oke kali ini saya akan membahas konfigurasi DNS LOADBALANCE (BIND), Pada post sebelumnya juga saya sudah membagikan post yang membahas, Konfigurasi domain sendiri (BIND), dan ya bisa dibilang ini adalah lanjuutan dari post sebelumnya, dan masih di DNS ya , hehe.
karena beberapa post kedepan saya akan membahas DNS terus, jadi ya jangan bosan, hihiw.
Oke sebelum ke konfigurasi pastinya harus mencari tau dulu apa itu DNS LOADBALANCE?
Dari yang saya tau, setelah browsing di internet dan bantuan google translate, LoadBalance itu mempunyai arti "Keseimbangan Muatan", nah maksudnya keseimbangan muatan itu adalah, jadi membagi pekerjaan agar lebih cepat selesai dikerjakan, dan jika didalam server, Membagi beban/packet data kebeberapa link ataupun jalur, agar data yang dikiri/diterima lebih cepat sampai, dan tidak ada overload maupun keberatan beban dalam melakukan proses pengiriman data,
ya seperti itu lah pengertiannya, gak jelas ya? maafkan lah jika kurang jelas, sobat bisa juga kok mencari di google, banyak .. kurang jelas karena disini saya menyimpulkan apa yang saya paham di materi ini, hehe.
1.Konfigurasi IP ADDRESS server
Oke pertama-tama pastikan lakukan konfigurasi ip address nya terlebih dahulu, disini saya akan konfigurasi 2 interface, yaitu interfac enp0s3 dan enp0s8, dan disini saya mengisi ipnya secara mannual/static.
dan untuk ip nya sesuai dengan yang tadi di table diatas.
2.restart network
setelah tadi konfigurasi ip address, selanjutnya restart network menggunakan perintah
systemctl restart network
dan langsung check ip addressnya menggunakan perintah
ip addr
3.Menginstall BIND
karena beberapa post kedepan saya akan membahas DNS terus, jadi ya jangan bosan, hihiw.
Oke sebelum ke konfigurasi pastinya harus mencari tau dulu apa itu DNS LOADBALANCE?
Dari yang saya tau, setelah browsing di internet dan bantuan google translate, LoadBalance itu mempunyai arti "Keseimbangan Muatan", nah maksudnya keseimbangan muatan itu adalah, jadi membagi pekerjaan agar lebih cepat selesai dikerjakan, dan jika didalam server, Membagi beban/packet data kebeberapa link ataupun jalur, agar data yang dikiri/diterima lebih cepat sampai, dan tidak ada overload maupun keberatan beban dalam melakukan proses pengiriman data,
ya seperti itu lah pengertiannya, gak jelas ya? maafkan lah jika kurang jelas, sobat bisa juga kok mencari di google, banyak .. kurang jelas karena disini saya menyimpulkan apa yang saya paham di materi ini, hehe.
TOPOLOGI
Disini saya menggunakan topologi yang terdiri dari 1 server dan 1 client, dan pada server terdapat dua jalur/interface.
TABLE IP ADDRESS
Selanjutnya adalah table ip address, dan disini saya menggunakan ip 192.168.43.101,192.168.43.102,192.168.43.103.
dan sobat bisa sesuaikan dengan kebutuhan saja.
KONFIGURASI SERVER
1.Konfigurasi IP ADDRESS server
Oke pertama-tama pastikan lakukan konfigurasi ip address nya terlebih dahulu, disini saya akan konfigurasi 2 interface, yaitu interfac enp0s3 dan enp0s8, dan disini saya mengisi ipnya secara mannual/static.
dan untuk ip nya sesuai dengan yang tadi di table diatas.
2.restart network
setelah tadi konfigurasi ip address, selanjutnya restart network menggunakan perintah
systemctl restart network
dan langsung check ip addressnya menggunakan perintah
ip addr
3.Menginstall BIND
Selanjutnya install BIND nya terlebih dahulu, karena disini saya menggunakan bind, jadi install terlebih dahulu, dan untuk install nya menggunakan perintah,
yum install bind bind-utils -y
dan jika sudah selesai akan ada tulisan packet yang sudah terinstall.
4.Mengedit file named.conf
selanjutnya adalah mengedit file named.conf, dan untuk mengeditnya menggunakan perintah
vi /etc/named.conf
dan untuk text editornya bisa diganti dengan yang lainnya.
tambahkan ip address server yang tadi sudah di konfigurasi, dan tambahkan seperti gambar dibawah.
lalu setelah itu tambahkan juga ip network ( 192.168.43.0/24;) yang sudah saya tandai di gambar dibawah.
dan untuk ip nya sesuaikan dengan ip kalian semua.
setelah itu scroll kebawah, dan tambahkan zone di bawah syntax
zone "." IN {
type hint;
file "named.ca";
};
dan tambahkan 2 zone yaitu forward, dan reverse, dan fungsinya adalah
forward : menerjemahkan domain kedalam ip address
reverse : menerjemahkan ip address kedalam domain
lebih lengkapnya lihat gambar dibawah.
lalu isikan script seperti gambar dibawah.
Sedikit penjelasan untuk script gambar diatas :
SOA : Untuk mengetahui nama lengkap server
ns.wahidayam.net : adalah host dari dns server
root.wahidayam.net : adalah administrator dari wahidayam.net
serial : bisadibilang ini adalah SOA Serial, dan ini biasanya diisi dengan 10 nomor, dan terbentuk dari yyyymmddss.
refresh : adalah kapan server akan melakukan refresh file
retry : jangka waktu kapan server akan melakukan koneksi ulang
expire : kapan konfigurasi akan expire
Minimum TTL : adalah nilai default Minimum ttl untuk semua record pada zone
NS : menentukan nama server untuk domain yang digunakan
A : adalah yang menunjukkan alamat ipv4
6.Membuat file reverse.wahid
selanjutnya adalah membuat file reverse.wahid, gunakan perintah,
vi /var/named/reverse.wahid
dan tambahkan script seperti gambar dibawah.
8.Check status named
dan setelah tadi distart, jalankan perintah untuk check status named, dan perintahnya adalah
systemctl status named
dan pastikan ada tulisan Active (running)
9.Mendaftarkan port 53 kedalam firewall
selanjutnya adalah mendaftarkan port 53 kedalam firewall, disini ditambahkan kedalam firewall agar Client bisa mengakses DNS nya, dan perintahnya adalah
firewall-cmd --permanent --add-port=53/tcp
firewall-cmd --permanent --add-port=53/udp
dan jika sudah ditambahkan, lalu reload firewallnya, dengan menggunakan pperintah
firewall-cmd --reload
10.Konfigurasi permission, Ownership, dan Selinux
Selanjutnya adalah melakukan konfigurasi ownership,permission, dan selinux nya.
dan lakukan denggan mengetik perintah seperti gambar dibawah.
11.Check configurasi /etc/named.conf
selanjutnya adalah melakukan pengecheckan terhadap fil konfigurasi /etc/named.conf.
dan untuk checknya adalah menggunakan perintah.
named-checkconf /etc/named.conf
12.Check zone forward & reverse
selanjutnya adalah check juga zone forward wahidayam.net, dan disini berfungsi jika ada kesalahan kita tau dimana salahnya, dan lakukan pengecheckan sebelum diakses oleh client.
dan untuk check zone menggunakan perintah
named-checkzone wahidayam.net /var/named/forward.wahid
dan pastikan ada balasan OK
dan check juga reverse nya, perintahnya sama seperti check zone forward, hanya beda dibagian file nya saja.
13.Mengedit file resolv.conf
Selanjutnya adlaah mengedit file resolv.conf, dan untuk mengedit nya adlaah menggunakan perintah.
vi /etc/resolv.conf
dan jia sudah terbuka, lalu isi dengan ip DNS sobat, lalu save.
dan setelah tadi menambahkan ip dns di resolv.conf selanjutnya adalah melakukan restart network, dan perintahnya adalah.
systemctl restart network
dan akan muncul informasi domainnya, dan disini bisa dilihat ip yang terdaftar di domain tersebut adalah 192.168.43.101, dan 192.168.43.102.
sesuai dengan yang tadi dikonfigurasi.
14.nslookup domain.
selanjutnya lakukan juga nslookup domain wahidayam.net, dan perintahnya adalah.
nslookup ns.wahidayam.net
dan akan muncul ip yang terdaftar untuk domain ns.wahidayam.net
2.nslookup ns.wahidayam.net
selanjutnya adaah melakukan nslookup terhadap domain ns.wahidayam.net. dan lakukan di CMD
dan lihat hasilnya akan muncul sesuai dengan ip yang sudah dikonfigurasi di server.
13.PING ns.wahidayam.net
Selanjutnya lakukan ping terhadap ns.wahidayam.net.
dan pastikan reply, dan ip nya berbeda kan, itu ip sesuai dengan ip yang sudah di konfigurasi tadi.
14.Flush DNS
apa itu flush dns? oke, flush DNS adalah untuk menghapus cache DNS client yang digunakan untuk menyesuaikan informasi dari perubahan yang terjadi.
dan flush dilakukan ketika ingin ping ke ns.wahidayam.net. pada ping pertama kan mendapatkan hasil IP 192.168.43.101, dan setelah di flush DNS dan ping ulang, akan berganti IP menjadi 192.168.43.102.
Lalu Restart Network nya menggunakan perintah "Sytemctl restart network"
2.Mengedit file named.conf
Tambahkan ip yang tadi ditambahkan di enp0s8, lihat gambar dibawah, untuk lebih lengkapnya.
Ditambahkan untuk mendaftarkan ip yang tadi sudah dibuat.
3.Mengedit File forward.wahid
Selanjutnya di bagian "ns" tambahkan ip address yang sudah ditambahkan tadi, yaitu "192.168.43.105" , lihat gambar dibawah untuk lebih lengkapnya.
4.Mengedit file reverse.wahid
Di dalam filenya adalah menambahkan script
"105 IN PTR ns.wahidayam.net."
"IN A 192.168.43.105"
Lebih lengkapnya lihat gambar dibawah, tambahkan dengan teliti, jangan ada kesalan sama sekali.
lalu save file tersebut.
Selanjutnya restart named, menggunakan perintah "systemctl restart named"
5.Check Status named
Selanjutnya adalah check status named nya, menggunakan perintah "systemctl status named"
ini berfungsi sebagai check status, jika ada kesalahan di server maka akan muncul disini.
6.Dig ns.wahidayam.net
Selanjutnya lakukan dig terhadap ns.wahidayam.net,dan disitu akan ada informasi tentang domain ns.wahidayam.net, dan pastikan disitu tertera ip yang tadi baru ditambahkan, lihat gambar dibawah untuk lebih lengkapnya.
7.Nslookup ns.wahidayam.net
selanjutnya lakukan nslookup ns.wahidayam.net, dan disitu akan tertera ip nya, dan pastikan bertambah.
8.Ping ns.wahidayam.net
selanjutnya adalah lakukan ping terhadap domain ns.wahidayam.net, dan pastikan reply 100%.
untuk ip reply yang berubah, lakukan dnsflush.
9.nslookup ns.wahidayam.net
selanjutnya lakukan juga nslookup dari client, dan pastikan hasilnya seperti gambar dibawah atau muncul ip yang baru ditambahkan.
yum install bind bind-utils -y
dan jika sudah selesai akan ada tulisan packet yang sudah terinstall.
4.Mengedit file named.conf
selanjutnya adalah mengedit file named.conf, dan untuk mengeditnya menggunakan perintah
vi /etc/named.conf
dan untuk text editornya bisa diganti dengan yang lainnya.
tambahkan ip address server yang tadi sudah di konfigurasi, dan tambahkan seperti gambar dibawah.
lalu setelah itu tambahkan juga ip network ( 192.168.43.0/24;) yang sudah saya tandai di gambar dibawah.
dan untuk ip nya sesuaikan dengan ip kalian semua.
setelah itu scroll kebawah, dan tambahkan zone di bawah syntax
zone "." IN {
type hint;
file "named.ca";
};
dan tambahkan 2 zone yaitu forward, dan reverse, dan fungsinya adalah
forward : menerjemahkan domain kedalam ip address
reverse : menerjemahkan ip address kedalam domain
lebih lengkapnya lihat gambar dibawah.
Sedikit penjelasan syntax diatas :
zone "wahidayam.net" , adalah domain yang didaftarkan kedalam zone nya.
type master; , adalah type dns masternya, disini kan masuk kedalam type master, jadi menggunakan type master.
file "/var/named/forward.wahid"; , adalah file konfigurasi untuk forward maupun reverse, jadi nanti semua konfigurasi ada di file tersebut.
5.Membuat file forward.wahid
selanjutnya adalah membuat file forward nya terlebih dahulu, dan ketikkan perintah
vi /var/named/forward.wahid
dan untuk "forward.wahid" bisa diganti dengan nama sobat atau apapun itu, teteapi harus sesuai dengan yang tadi dikonfigurasi di file named.conf
lalu isikan script seperti gambar dibawah.
Sedikit penjelasan untuk script gambar diatas :
SOA : Untuk mengetahui nama lengkap server
ns.wahidayam.net : adalah host dari dns server
root.wahidayam.net : adalah administrator dari wahidayam.net
serial : bisadibilang ini adalah SOA Serial, dan ini biasanya diisi dengan 10 nomor, dan terbentuk dari yyyymmddss.
refresh : adalah kapan server akan melakukan refresh file
retry : jangka waktu kapan server akan melakukan koneksi ulang
expire : kapan konfigurasi akan expire
Minimum TTL : adalah nilai default Minimum ttl untuk semua record pada zone
NS : menentukan nama server untuk domain yang digunakan
A : adalah yang menunjukkan alamat ipv4
6.Membuat file reverse.wahid
selanjutnya adalah membuat file reverse.wahid, gunakan perintah,
vi /var/named/reverse.wahid
dan tambahkan script seperti gambar dibawah.
Penjelasannya sama seperti yang di forward, hanya berbeda di PTR nya saja, dan PTR itu adalah IP ADDRESS yang akkan dipetakan kedalam domain.
7.Menjalankan service named
selanjutnya jalankan named, menggunakan perintah
systemctl start named
dan agar named berjalan otomatis ketika server di restart, ketikkan perintah
systemctl enable named
8.Check status named
dan setelah tadi distart, jalankan perintah untuk check status named, dan perintahnya adalah
systemctl status named
dan pastikan ada tulisan Active (running)
9.Mendaftarkan port 53 kedalam firewall
selanjutnya adalah mendaftarkan port 53 kedalam firewall, disini ditambahkan kedalam firewall agar Client bisa mengakses DNS nya, dan perintahnya adalah
firewall-cmd --permanent --add-port=53/tcp
firewall-cmd --permanent --add-port=53/udp
dan jika sudah ditambahkan, lalu reload firewallnya, dengan menggunakan pperintah
firewall-cmd --reload
10.Konfigurasi permission, Ownership, dan Selinux
Selanjutnya adalah melakukan konfigurasi ownership,permission, dan selinux nya.
dan lakukan denggan mengetik perintah seperti gambar dibawah.
11.Check configurasi /etc/named.conf
selanjutnya adalah melakukan pengecheckan terhadap fil konfigurasi /etc/named.conf.
dan untuk checknya adalah menggunakan perintah.
named-checkconf /etc/named.conf
12.Check zone forward & reverse
selanjutnya adalah check juga zone forward wahidayam.net, dan disini berfungsi jika ada kesalahan kita tau dimana salahnya, dan lakukan pengecheckan sebelum diakses oleh client.
dan untuk check zone menggunakan perintah
named-checkzone wahidayam.net /var/named/forward.wahid
dan pastikan ada balasan OK
dan check juga reverse nya, perintahnya sama seperti check zone forward, hanya beda dibagian file nya saja.
13.Mengedit file resolv.conf
Selanjutnya adlaah mengedit file resolv.conf, dan untuk mengedit nya adlaah menggunakan perintah.
vi /etc/resolv.conf
dan jia sudah terbuka, lalu isi dengan ip DNS sobat, lalu save.
dan setelah tadi menambahkan ip dns di resolv.conf selanjutnya adalah melakukan restart network, dan perintahnya adalah.
systemctl restart network
13.Menampilkan informasi domain menggunkan DIG
selanjutnya adalah melakukan verifikasi dengan check informasi domain wahidayam.net, dan untuk checknya adlah menggunkan perintah.
dig ns.wahidayam.net
dan akan muncul informasi domainnya, dan disini bisa dilihat ip yang terdaftar di domain tersebut adalah 192.168.43.101, dan 192.168.43.102.
sesuai dengan yang tadi dikonfigurasi.
14.nslookup domain.
selanjutnya lakukan juga nslookup domain wahidayam.net, dan perintahnya adalah.
nslookup ns.wahidayam.net
dan akan muncul ip yang terdaftar untuk domain ns.wahidayam.net
VERIFIKASI CLIENT
Selanjutnya disini saya melakukan verifikasi, dengan cara mengakses domain dari client, seperti yang sudah tertera ditable ip address, disini saya menggunakan client windows 7.
1.Konfigurasi IP ADDRESS
pertama-tama lakukan konfigurasi ip address di client nya, dan isi juga DNS nya itu dengan ip server.
2.nslookup ns.wahidayam.net
selanjutnya adaah melakukan nslookup terhadap domain ns.wahidayam.net. dan lakukan di CMD
dan lihat hasilnya akan muncul sesuai dengan ip yang sudah dikonfigurasi di server.
13.PING ns.wahidayam.net
Selanjutnya lakukan ping terhadap ns.wahidayam.net.
dan pastikan reply, dan ip nya berbeda kan, itu ip sesuai dengan ip yang sudah di konfigurasi tadi.
14.Flush DNS
apa itu flush dns? oke, flush DNS adalah untuk menghapus cache DNS client yang digunakan untuk menyesuaikan informasi dari perubahan yang terjadi.
dan flush dilakukan ketika ingin ping ke ns.wahidayam.net. pada ping pertama kan mendapatkan hasil IP 192.168.43.101, dan setelah di flush DNS dan ping ulang, akan berganti IP menjadi 192.168.43.102.
Menambahkan Network Virtual
1.Menambahkan Network di Interface enp0s8
Pertama adalah menambahkan Ip di interface enp0s8, disini saya menambahkan ip "192.168.43.105/24" lalu save.
Lalu Restart Network nya menggunakan perintah "Sytemctl restart network"
2.Mengedit file named.conf
Tambahkan ip yang tadi ditambahkan di enp0s8, lihat gambar dibawah, untuk lebih lengkapnya.
Ditambahkan untuk mendaftarkan ip yang tadi sudah dibuat.
3.Mengedit File forward.wahid
Selanjutnya di bagian "ns" tambahkan ip address yang sudah ditambahkan tadi, yaitu "192.168.43.105" , lihat gambar dibawah untuk lebih lengkapnya.
4.Mengedit file reverse.wahid
Di dalam filenya adalah menambahkan script
"105 IN PTR ns.wahidayam.net."
"IN A 192.168.43.105"
Lebih lengkapnya lihat gambar dibawah, tambahkan dengan teliti, jangan ada kesalan sama sekali.
lalu save file tersebut.
Selanjutnya restart named, menggunakan perintah "systemctl restart named"
5.Check Status named
Selanjutnya adalah check status named nya, menggunakan perintah "systemctl status named"
ini berfungsi sebagai check status, jika ada kesalahan di server maka akan muncul disini.
6.Dig ns.wahidayam.net
Selanjutnya lakukan dig terhadap ns.wahidayam.net,dan disitu akan ada informasi tentang domain ns.wahidayam.net, dan pastikan disitu tertera ip yang tadi baru ditambahkan, lihat gambar dibawah untuk lebih lengkapnya.
7.Nslookup ns.wahidayam.net
selanjutnya lakukan nslookup ns.wahidayam.net, dan disitu akan tertera ip nya, dan pastikan bertambah.
8.Ping ns.wahidayam.net
selanjutnya adalah lakukan ping terhadap domain ns.wahidayam.net, dan pastikan reply 100%.
untuk ip reply yang berubah, lakukan dnsflush.
9.nslookup ns.wahidayam.net
selanjutnya lakukan juga nslookup dari client, dan pastikan hasilnya seperti gambar dibawah atau muncul ip yang baru ditambahkan.
Oke smuanya, cukup samai disini saja, semoga bisa membantu kalian dan semoga bermanfaat, mohon maaf jika blog ini Jarang post, oke terimakasih, dan jika ada kesalahan sobat bisa comment atau menghubungi saya, Oke jaaaaaaaaaaa



































