Hallo semuanya, kembali lagi dengan saya wahidhusain , sekarang saya ingin membagikan sedikit tutorial yang tidak jauh dari "SSH" ini sebenarnya lanjutan dari lab 3.2 "konfigurasi SSH" , sobat visit situ aja jika ingin membaca cara konfigurasi nya.
dan pada post ini saya langsung memberi 3 tutor sekaligus, hehe
Cara disable root access dan limit user access
mengganti port ssh
dan login banner ssh
jadi saya langsung tiga, jadi disimak ya
Selanjutnya kita daftarkan user "wahidganz" dengan cara mengedit file "sshd_config" dan perintah untuk mengeditnya adalah "nano /etc/ssh/sshd_config"
dan sudah terbuka text editornya, dan tambahkan script "PermitRootLogin no"
dan "AllowUsers wahidganz"
maksud dari script "permitrootlogin no" adalah jadi root tidak diperbolehkan untuk login atau didisable
dan perintah "allowusers wahidganz" memperbolehkan user wahidganz untuk login
lebih lengkapnya lihat gambar dibawah
Setelah tadi diedit dan disave, lalu restart dulu sshnya menggunakan perintah "systemctl restart sshd"
Setelah itu coba login lagi menggunakan user "root" dan walaupun sudah memasukkan password yang benar, tapi tidak akan bisa login "access denied"
karena tadi sudah didisable
dan selanjutnya coba login menggunakan user "wahidganz" dan masukkan passwordnya, maka akan berhasil login.
dan selesai, alhamdulillah...
jadi inti nya adalah, untuk membatasi user yang bisa login ke ssh, dan mendisable root untuk login.
dan selanjutnya tambahkan script "port 1319" lihat gambar dibawah, saya menambahkannya dibawah srcipt "#port 22"
dan save deh.
kemudian kita harus mendaftarkan portnya kedalam selinux dengan perintah semanage, tetapi perintah tersebut belum bisa digunakan, dan kita harus menginstallnya terlebih dahulu, menggunakan perintah
"yum install policycoreutils-python -y" dan enter
dan sukses instalasinya
selanjutnya daftarkan port yang tadi dibuat kedalamselinux, menggunakan perintah "semanage port -a -t ssh_port_t -p tcp 1319" dan enter
dan selanjutnya ita harus daftarkan juga portnya kedalah firewall menggunakan perintah "firewall-cmd --permanent -- add-port=1319/tcp"
dan setelah menambahkan port ke firewall, lalu restart firewallnya terlebih dahulu menggunakan perintah "firewall-cmd --reload" dan pastikan ada tulisan "success"
kemudian, restart ssh nya menggunakan perintah "systemctl restart sshd"
dan setelah melakukan restart, coba check port sshnya dengan perintah " ss -tnlp | grep ssh"
dan disitu terlihat port yang tadi dibuat nya yaitu "1319"
dan sekarang coba login melalui putty, tetapi port nya ganti menjadi port yang tadi sudah di konfigurasi, disini kan tadi saya menggunakan port "1319" jadi login menggunakan port itu.
dan coba login menggunakan user nya, dan alhamdulillah bisa login, jadi selesai deh.
dan coba login lagi deh, dan akan muncul banner nya, alhamdulillah berhasil .
jadi intinya kita seperti meninggalkan pesan disaat ingin login ke ssh.
dan pada post ini saya langsung memberi 3 tutor sekaligus, hehe
Cara disable root access dan limit user access
mengganti port ssh
dan login banner ssh
jadi saya langsung tiga, jadi disimak ya
Disable root access dan limit user access
Oke pertama saya memberi tutorial cara disable root access dan limit user access, maksud dari konfigurasi ini adalah, kita membatasi untuk login ke ssh nya, jadi hanya user yang sudah didaftarkan saja yang bisa login.
dan user "root" saja tidak bisa diakses, karena kan sudah didisable, jadi memang harus menggunakan user yang sudah didaftarkan.
Pertama sobat login dulu ssh nya melalui "Putty" dan di host diisi dengan ip server, dan port default ssh nya 22, lalu open.
Selanjutnya login seperti biasa ke centosnya, bedanya ini melalui putty saja , dan selanjutnya kita tambahkan dahulu user nya sebagai contoh disini saya menambahkan user dengan nama "wahidganz" dan user ini berfungsi sebaagai user yang nanti digunakan untuk login ke SSH nya.
untuk menambahkan menggunakan perintah "adduser wahidganz"
"passwd wahidganz" dan isi password nya dan retype passwordnya, dan akan sukses deh.
Selanjutnya kita daftarkan user "wahidganz" dengan cara mengedit file "sshd_config" dan perintah untuk mengeditnya adalah "nano /etc/ssh/sshd_config"
dan sudah terbuka text editornya, dan tambahkan script "PermitRootLogin no"
dan "AllowUsers wahidganz"
maksud dari script "permitrootlogin no" adalah jadi root tidak diperbolehkan untuk login atau didisable
dan perintah "allowusers wahidganz" memperbolehkan user wahidganz untuk login
lebih lengkapnya lihat gambar dibawah
Setelah tadi diedit dan disave, lalu restart dulu sshnya menggunakan perintah "systemctl restart sshd"
Setelah itu coba login lagi menggunakan user "root" dan walaupun sudah memasukkan password yang benar, tapi tidak akan bisa login "access denied"
karena tadi sudah didisable
dan selanjutnya coba login menggunakan user "wahidganz" dan masukkan passwordnya, maka akan berhasil login.
dan selesai, alhamdulillah...
jadi inti nya adalah, untuk membatasi user yang bisa login ke ssh, dan mendisable root untuk login.
MENGGANTI PORT SSH
Selanjutnya mengganti port ssh, disini saya akan mengganti port ssh yang defaultnya "22" menjadi "1319" dan langsung saja ya.
pertama masuk ke mode root dulu dengan menggunakan perintah "su" dan masukkan password, lalu kita harus mengedit portnya di "sshd_config" menggunakan perintah "nano /etc/ssh/sshd_config"
dan selanjutnya tambahkan script "port 1319" lihat gambar dibawah, saya menambahkannya dibawah srcipt "#port 22"
dan save deh.
kemudian kita harus mendaftarkan portnya kedalam selinux dengan perintah semanage, tetapi perintah tersebut belum bisa digunakan, dan kita harus menginstallnya terlebih dahulu, menggunakan perintah
"yum install policycoreutils-python -y" dan enter
dan sukses instalasinya
selanjutnya daftarkan port yang tadi dibuat kedalamselinux, menggunakan perintah "semanage port -a -t ssh_port_t -p tcp 1319" dan enter
dan selanjutnya ita harus daftarkan juga portnya kedalah firewall menggunakan perintah "firewall-cmd --permanent -- add-port=1319/tcp"
dan setelah menambahkan port ke firewall, lalu restart firewallnya terlebih dahulu menggunakan perintah "firewall-cmd --reload" dan pastikan ada tulisan "success"
kemudian, restart ssh nya menggunakan perintah "systemctl restart sshd"
dan setelah melakukan restart, coba check port sshnya dengan perintah " ss -tnlp | grep ssh"
dan disitu terlihat port yang tadi dibuat nya yaitu "1319"
dan sekarang coba login melalui putty, tetapi port nya ganti menjadi port yang tadi sudah di konfigurasi, disini kan tadi saya menggunakan port "1319" jadi login menggunakan port itu.
dan coba login menggunakan user nya, dan alhamdulillah bisa login, jadi selesai deh.
LOGIN BANNER SSH
Oke, selanjutnya adalah menambahkan banner ssh ke dalam server, banner ssh ini nanti akan mucul jika sobat melakukan login ke ssh. dan ini konfigurasinya.
Pertama, buat dulu file banner nya, menggunakan perintah "nano /etc/wahidbanner" dan enter.
Lalu isi banner nya, disini saya mengisinya alay banget, sudahlah pokoknya isi bannernya deh, hehe , lalu save .
Lalu kita harus mendaftarkan juga bannernya kedalam file "sshd_config" masuk dulu ke filenya menggunakan perintah
"nano /etc/ssh/sshd_config"
dan tabahkan script "Banner /etc/wahidbanner" lihat gambar dibawah, untuk lebih jelasnya. lalu jika sudah ditambahkan lalu save deh file nya.
setelah mengedit file ssh_conf, selanjutnya restart dulu sshnya menggunakan perintah "systemctl restart sshd"
dan coba login lagi deh, dan akan muncul banner nya, alhamdulillah berhasil .
jadi intinya kita seperti meninggalkan pesan disaat ingin login ke ssh.
untuk post selanjutnya yang masih dalam satu lab ssh sobat bisa klik link link disamping >> "Login SSH menggunakan SSH keygen"
Oke, cukup sekian post kali ini,semoga bermanfaat, dan tunggu post yang lainnya, karena akan ada post lagi, jadi tunggu saja ya.
mohon maaf jika ada kesalahan dalam ketikannya, dan pengertian .
ya oke jaaaaaaa





















