3.1 Konfigurasi server telnet Centos 7

Hallo semuanya, kembali lagi dengan saya wahid husain, duh sudah beberapa hari saya tidak post, Yap karena sudah beberapa hari tidak post, jadi sekarang saya akan post Sedikit tentang Telnet nih :3

hoho, Oke sebelum masuk ke Materi dan melakukan konfigurasi, apa sih itu telnet ??
Telnet atau Telecommunications Network Protocol merupakan sebuat perangkat lunak/aplikasi yang digunakan untuk mengendalikan sebuah sistem komputer dari jarak jauh.

Oke, sebelumnya Lab ini merupakan lab lanjutan dari lab sebelumnya, dan disini saya menggunakan Centos 7 yang sudah memiiki Repository Local , nah jadi jika sobat belum membaca tutorial tersebut, silahkan membacanya terlebih dahulu, supaya bisa berlanjut ke lab-lab selanjutnya dengan mudah :

TOPOLOGI 
Oke, topologinya seperti diatas :3 terdiri dari 1 server dan 1 client :3
Server menggunakan Centos 7 Dan client menggunakan Windows 10.

Oke langusng saja ke tahap konfigurasi nya :3

KONFIGURASI SERVER

 Oke, pada awal konfigurasi di server adalah, harus terinstall telnet servernya terlebih dahulu, nah jika belum terinstall telnet, sobat bisa menginstalnya terlebih dahulu, dan untuk menginstallnya menggunakan perintah "yum install telnet telnet-server -y"


Yap, setelah proses penginstalan telnet selesai, maka akan ada tulisan "installed : telnet ......" dan "Complete!"
itu artinya penginstalan sukses, dan bisa lanjut ke tahap selanjutnya.


 Setelah tadi menginstall server telnetnya, sekarang kita check terlebih dahulu kalau telnet sudah benar-benar terinstal, nah cara untuk mengetahuinya adalah kita harus check packet telnet nya :3 dan cara untuk check paket telnetnya menggunakan perintah "rpm -qa |grep telnet".
maksud dari perintah diatas adalah :
grep : adalah sebuah perintah yang berfungsi untuk mencari sebuah sting pada setiap file.
telnet : ini adalah string yang dicari .

Dan setelah mengetik perintah diatas, maka akan ada 2 file yang muncul, dan itu adalah packet telnet nya :3

 Selanjutnya adalah menjalankan service telnetnya , dan untuk mencalankan service telnetnya menggunakan perintah "systemctl start telnet.socket" dan "systemctl enable telnet.socket"

 Setelah tadi menjalankan service telnetnya, sekarang kita menaambahkan port telnetnya di firewall, kenapa harus ditambahkan? yap, harus ditambahkan , karena jika tidak, nanti port 23 yaitu port telnet akan di block/tidak diizinkan untuk diakses maka dari itu kita harus menambahkan portnya ke firewall :3
dan perintahnya adalah "firewall-cmd --permanent --add-port=23/tcp"
firewall-cmd : adalah perintah untuk masuk ke settingan firewall
--permanent : adalah perintah untuk menambahkan sesuatu secara permanent didalam firewall
--add-port : adalah perintah untuk menambahkan port
23/tcp : adalah port yang ditambahkan ke dalam firewall nya, dan tcp nya adalah protokol yang digunakan

Nah, setelah tadi menambahkan port kedalam firewall, sekarang restart firewall nya menggunakan perintah "firewall-cmd --reload" dan pastikan ada tulisan "success".
 
Seelah tadi menambahkan port dan merestartnya, sekarang kita membuat user barus untuk telnetnya :3 jadi nanti jika kita ingin meremote telnet, kita bisa meremote menggunakan user yang baru dibuat ini :3
cara membuatnya adalah menggunakan perintah "useradd wahidayam" dan setelah itu tambahkan password untuk user "Wahidayam" yaitu menggunakan perintah "passwd wahidayam" dan nanti akan disuruh memasukkan password nya :3 dan setelah itu akan diminta retype passwoord/ulang password yang dimasukkan diatas :3 setelah itu selesai :3

 Setelah tadi menambahkan user baru, sekarang saatnya mengedit Securetty nya :3 konfigurasi ini fungsinya sebagai mengatur jumlah login root pada telnet :3 dan edit securetty nya menggunakan text editor  vi , atau bisa menggunakan yang lain :3 dan untuk mengeditnya menggunakan perintah "vi etc/securetty"

Setelah masuk ke text editor, disini kiita tambahkan text "pts/0" ini fungsinya untuk enable 1 kali akses root pada telnet :3 jadi intinya kalau konfigurasi di securetty nya seperti diatas, maka hanya bisa login 1 telnet :3 Yuk coba ke windows nya :3

KONFIGURASI CLIENT WINDOWS 10
 Pertama-tama sebelum kita melakukan remote, kita harus mengkonfigurasi ip addressnya terlebih dahulu :3


Setelah tadi konfigurasi ip address, selanjutnta adalah lakukan test koneksi ke server :3 caranya ping ke ip server, pastikan reply :3 kalau sudah reply berarti client sudah terhubung ke server nya :3

 Sebelum meremote di windows, kita harus menambahkan feature terlebih dahulu di "windows feature" caranya adlah, buka control panel, lalu search dengan keyword "fea" dan akan muncul "programs and feature" lalu klik "turn windows feature ...." dan akan muncul window seperti gambar diatas :3 lalu cari telnet dan beri tanda centang di telnet tersebut :3
Setelah tadi diberi centang, lalu klik OK untuk memulai proses penambahakn feature telnet ke windows :3
dan nanti akan ada proses penambahakn feature, jadi tunggu saja :3

Nah, gambar diatas adalah, saat feature sudah ditambahkan, klik saja "close"


 Selanjutnya coba kita login ke telnet, caranya buka CMD di windows, dan ketik perintah "telnet 172.16.11.101"

 Setelah tadi dienter, maka akan ada tulisan kita diharuskan login, dan coba login menggunakan "root" dan password nya isi sesuai user yang tadi di buat di server :3
maka hasilnya akan sukses login :3

 dan coba kita buka lagi 1 cmd, dan login lagi menggunakan root dan password yang sama :3 dan hasilnya pasti "Login incorrect" walaupun password sudah benar, tetapi akan gagal :3
kenapa? karena tadi kita setting di "securetty" hanya "pts/0" yang hanya dibolehkan login 1 root :3

 
 dan sekarang kita mencoba mengedit lagi "securetty" nya, dantambahkan "pts/1" untuk login 2 root sekaligus :3
dan save text nya dengan cara "esc" dan ketik ":wq"

Setelah tadi melakukan konfigurasi di "securetty" kita coba login lagi :# dan hasilnya bisa login :3 dan selamat berarti sudah berhasil :3

TELNET TIDAK AMAN UNTUK REMOTE


Telnet tidak aman untuk remote? yap, Oke untuk membuktikan telnet tidak aman untuk remote adalah melakukan capture packet menggunakan "wireshark" karena disini saya menggunakan GNS3 jadi untuk melihat packet nya menggunakan "wireshark" .
langkah pertama adalah klik kanan pada kabel di topologi "GNS3" nya , dan klik "start capture"

 Selanjutnya adalah pilih port/interface yang ingin di capture :3

 Setelah itu akan muncul tampilan wireshark nya, pada kolom "filter" cari "telnet" untuk mencari packet telnet :3 dan jika sudah ketemu, lalu klik kanan pada hasil capture tadi, dan klik "follow TCP stream"

dan hasilnya tadi setelah di pilih "Follow tcp stream" akan kelihatan password yang kita ketik tadi sewaktu ingin meremote telnetnya :3
Jadi, memang telnet tidak dianjurkan untuk melakukan remote, karena tidak aman, dan bisa saja diintip oleh orang lain :3

Oke, cukup sekian tutorial kali ini, semoga bermanfaat :3
dan tunggu post yang lainnya di wahid emalution :3 Okee jaaaaaaa

Silahkan Sobat Berkomentar bebas dan Sopan , dan sesuai dengan artikel diatas.
saya berterima kasih karena sobat tidak menyertakan Link / iklan DSB.
Terima kasih

Post a Comment (0)
Previous Post Next Post